Friday, August 10, 2012

Penyakit parkinson

1.      Penyakit parkinson adalah penyakit neurodegeneratif yang bersifat kronis dan progresif akibat 
berkurangnya dopamin dalam otak, gangguan ini dinamakan juga paralysis agitans oleh marshall hall 
pada tahun 1841.penyakit parkinson ditandai oleh gejala-gejala kelainan motorik berupa gerakan
bergetar, kaku, dan lamban serta gangguan stabilitas tubuh. Pada stadium lanjut akan terjadi kelumpuhan 
sehingga orang awam sering salah menduga sebagai stroke.
 
2.      Parkinson merupakan komplikasi yang sangat lanjut dari ensefalitis karena virus (suatu infeksi yang 
menyebabkan peradangan otak). Kasus lainnya terjadi jika penyakit degeneratif lainnya, obat-obatan 
atau racun memengaruhi atau menghalangi kerja dopamin di dalam otak. Gangguan ini akibat degenerasi 
sel-sel saraf yang memproduksi dopamin di bagian otak yang disebut substantia nigra. 
Dopamin berfungsi untuk memperhalus gerakan motorik, layaknya pelumas pada mesin. Gejala parkinson 
baru timbul jika jumlah sel saraf yang rusak mencapai sekitar 80 persen. Penyakit ini cenderung diturunkan,
 walau terkadang faktor genetik tidak memegang peran utama. 
 
3.      Bagian otak yang disebut substantia nigra. Sel-sel saraf pada ganglia basalis mengalami kemunduran 
sehingga pembentukan dopamin berkurang dan hubungan dengan sel saraf dan otot lainnya juga lebih 
sedikit
4.      A. Pada penderita parkinson stadium I gejala masih pada satu sisi, hanya ada gangguan motorik   
           ringan sehingga penderita masih bisa beraktivitas.
 B. Stadium II gejala sudah pada dua sisi, kemampuan motorik termasuk berjalan terganggu sedikit.
   C.  Stadium III gerakan tubuh melambat, keseimbangan mulai terganggu.
   D. Pada stadium IV gejala lebih berat, penderita hanya mampu berjalan untuk jarak tertentu,  
        kegiatan sehari-hari perlu pertolongan orang lain.
   E.  Stadium V badan penderita makin kurus, cacat, dan tidak mampu berdiri atau berjalan.
5. A). Bisa!. Pengobatan penyakit parkinson bersifat individual, berbeda antara satu penderita dan
 penderita lain, walau gejala tampak sama. Pengobatan parkinson masih bersifat simptomatik, 
yaitu mengurangi atau menekan gejala yang ada. 
    B). Ada sejumlah obat untuk parkinson, antara lain levodopa+benzeraside, levodopa+carbidopa, 
dopamine agonist (bromocriptine, pergolide, lisuride, cabergoline, ropinirile, pramipexole), antikolinergik 
(benztropin, amantadine), penghambat mao-b (selegiline), dan penghambat comt."dari semua obat itu yang
 paling efektif menghilangkan gejala parkinson adalah levodopa. Sejak diperkenalkan tahun 1960-an, obat
 itu paling banyak dipakai.
    c). Asupan gizi yang baik dan olahraga teratur membantu penderita untuk bisa menjalankan aktivitas 
kehidupan secara normal. Makan teratur dengan komposisi gizi seimbang. Hindari sembelit dengan 
makanan berserat seperti buah, sayuran, serta banyak minum air. Tujuan olahraga adalah untuk 
meningkatkan gerakan dan ruang gerak sendi, mengurangi kekakuan otot, meningkatkan kapasitas 
jantung dan paru, membantu pencernaan, memelihara keseimbangan, dan mengurangi stres. 
Jenis olahraga yang bisa dipilih antara lain jalan pagi 30 menit, senam ringan, berenang, tenis, 
berkebun atau taichi.
Kesimpulan
 
Penyakit parkinson adalah kelainan yang terjadi akibat adanya kerusakan system saraf, peradangan 
pada otak, dan ensefalitis karena virus. Sehingga menggangu kinerja otak dalam memerintah otot-otot 
tubuh. Sehingga membuat penderita merasa seperti kaku & stroke. Ada 5 macam tingkat keparahan
 (stadium) penyakit ini. Parkinson dapat disembuhkan, tapi masih memerlukan biaya yang agak mahal.
 Untuk itu, sebelum kita menderita penyakit ini, tindakan pencegahan sangat diperlukan antara lain 
istirahat, olahraga, dan makan makanan bergizi dengan teratur
 
 
ZULFIKAR/ XI IPA 3/ 14741/ Tugas Biologi

0 comments: